Islami: pengertian dan Kedudukan Zakat

Artikel IslamiPengertian Zakat – Zakat adalah nama atau sebutan dari sesuatu hak allah ta’ala yang dikeluarkan seseorang pada fakir miskin. Kata-kata zakat itu, arti aslinyaialah tumbuh,  suci dan berkah. Zakat merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima yang beriringan dengan kata shalat pada delapan puluh dua ayat. Sedangkan menurut pengertian arti zakat secara sederhana adalah :

Zakat menurut bahasa ;

Menurut bahasa,zakat artinya mensucikan berasal dari kata’’Tazkiyah’’karena itu membayar zakat, berarti mensucikan harta kekayaan dan mensucikan diri pribadi. Kata zakat berarti juga ‘’namaa’’, artinya bertambah atau tumbuh berkembang.

Arti Zakat menurut syariat Islam atau istilah

Menurut Istilah, zakat ialah sejumlah hartayang diberikanoleh orang yang wajib mengeluarkannya kepada orang yang berhak menerimannya.

Hukuman dan Kedudukan Zakat

Mengeluarkan Zakat hukumnya Fardhu ‘Ain bagi setiap orang islam yang mampu dan kaya.Sebagaimana Firman Allah yang artinya;’’Sesungguhnya orang –orang yang beriman, mengerjakan amal shaleh dan mendirikan shalat serta membayar zakat,mereka memperoleh ganjaran di sisi Tuhan mereka,mereka tidak akan takut dan mereka tidak akan berduka cita’’.(Q.S. Al-Baqarah:277).

Lima dasar islam yang berdasarkan Hadist Nabi SAW yang artinya adalah:”Islam dibangun atas 5 dasar”yaitu;

  1. Dua kalimat syahadat, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan sesungguhnya Nabi Muhammad utusan Allah.
  2. Mendirikan Shalat(lima waktu)
  3. Memberi(mengeluarkan)zakat
  4. Berpuasa pada bulan ramadhan
  5. Menunaikan Ibadah Haji bagi siapa yang mampu

Menurut hadist membayar zakat adalah rukun Islam yang ke 3. Ayat Al-Quran yang menerangkan perintah zakat dan shalat antara lain:

‘’ Dirikan shalat dan tunaikanlah Zakat’’(Q.S. Annissa:77)

Didalam Al Qur’an,  masalah ini disebut sebanyak 82 kali dan selalu dideretkan dengan perintah shalat.  artinya zakat dan shalat merupakan perintah yang sangat penting dan satu sama lain sangat erat dan tidak dapat dipisahkan. Tidak cukup dengan mendirikan shalat, tetapi tidak membayar zakat atau sebaliknya, membayar zakat tapi tidak mendirikan shalat.

 

Artinya Nisab dan Haul.

Kaum muslimin yang menunaikan dan membayar zakat disebut Muzakki.  Jumlah batas atau ukuran mulai wajib mengeluarkan zakat disebut Nishab.   Nishab ialah batas minimal mulai wajib membayar zakat. Boleh diringkas pula, nisab ialah batas minimal suatu harta yang wajib dizakati, syarat wajib mengeluarkan zakat harta benda adalah:

  1. Harta benda itu hak milik secara utuh atau hak milik mutlak.
  2. Harta benda itu telah dimiliki satu tahun.
  3. Harat benda itu telah mencapai jumlah tertentu atau batas minimal wajib zakat (NISHAB).

 

Macam-Macam Zakat

Zakat yang wajib dikeluarkan dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu :

  1. Zakat fitrah
  2. Zakat Maal atau zakat harta

 

Zakat maal ialah zakat yang berhubungan dengan harta benda adapun harta benda yang wajib dizakati terdiri dari :

  1. Zakatun Nuquud ialah zakat harta kekayaan seperti emas, perak, uang, dsb.
  2. Zakatut Tijarah ialah Zakat barang-barang yang diperdagangkan.
  3. Zakatul an’aam, yaitu zakat binatang ternak seperti : kambing, sapi, kerbau, unta dll.
  4. Zakatuz zira’ah ialah zakat perftanian dan perkebunan seperti : padi, gandum, jagung, dll. Zakat pertanian dan perkebunan ini harus dikeluarkan setiap musim panen.

 

Orang yang Wajib Berzakat

Islam mewajibkan tiap orang islam mengeluarkan zakat fitrah dan juga mewajibkan setiap orang islam yang memiliki kekayaan dan telah sampai nishabnya serta mencapai waktu (Haul) untuk membayar zakat.

Yang Berhak Membayar Zakat

Zakat adalah diberkan kepada orang-orang yang tidak mampu untuk lebih memudahkan tentang pembagian zakat, maka al-qur’an menyebutkan tentang orang-orang yang berhak menerima zakat (Mustahiq) Zakat. Sebagai mana dalam surat at-taubah ayat 60 diketahui bahwa mustahiq zakat atau orang yang berhak menerima zakat itu ada 8 golongan yaitu :

  1. Fakir yaitu orang yang amat sengsara hidupnya tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.
  2. Orang miskin yaitu orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.
  3. Pengurus zakat (amiil) yaitu orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan harta zakat.
  4. Mu’allap orang yang baru masuk islam dan imannya masih lemah.
  5. Riqab (memerdekakan budak) mencakup juga untuk membebaskan orang miskin yang ditawan oleh orang-orang kafir.
  6. Gharim yaitu orang –orang yang berhutang karena untuk kepentingan agama dan tidak sanggup untuk membayarnya.
  7. Sabililahyaitu untuk keperluan islam dan kaum muslimin.
  8. Ibnu sabil yaitu orang yang sedang dalam perjalanan yang bukan maksiat dan mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya.

 

Manfaat (kegunaan) zakat

Kegunaan atau manfaat zakat antara lain;

  • Meningkatkan ketaqwaan orang yang menunaikannya.
  • Membersihkan dan mensucikan harta kekayaan sertavmensucikan pribadi dari sifat kikir.
  • Menambah keberkahan hartanya dan menumbuhkan usahanya, berkat do’a fakir miskin yang menerima pembagian zakat.
  • Meringankan penderitaan fakir miskin yang menerima pembagian zakat.
  • Memakmurkan lembaga pendidikan islam dan mensyi’arkan dakwah islamiyah.
  • Mempersiapkan bekal pahala pembayar zakat dengan pahala yang tak putus-putusnya di akherat kelak.
  • Memberikan kegembiraan dan mencukupkan kebutuhan makan fakir miskin pada hari raya idul fitri.

 

 

Pencarian Masuk:

  • arti kata singut
  • zakat ziraah artinya
  • pengertian pengesahan pn
  • nisab buah dan biji-bijian
  • kedudukan nishab dan haul zakat
  • kedudukan nishab dan haul dalam zakat
  • kedudukan nisab dan haul dalam zalat
  • kedudukan nisab dan haul dalam zakat
  • Arti zakatul anam
  • arti pn ln

Leave a Reply

Advertisment ad adsense adlogger