10 Wisata Gunung Paling Populer di Indonesia

Gunung adalah salahsatu tujuan wisata yang banyak diminati, beberapa orang wisata ke gunung adalah dengan tujuan mendakinya atau sekedar melihat pemandangannya yang indah, sekarang kita lihat 10 Wisata gunung yang paling populer di Indonesia.

1. Gunung Rinjani

1. Gunung Rinjani - 10 Wisata Gunung Terpopuler di Indonesia
Gunung Rinjani merupakan gunung berapi aktif di Indonesia di Pulau Lombok. Secara administratif gunung ini berada di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (Indonesia: Nusa Tenggara Barat, NTB). ketinggian 3.726 meter (12.224 kaki), menjadikannya gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.

Di atas gunung berapi ada (3,7 sebesar 5,3 mil) kaldera, yang diisi sebagian oleh danau kawah yang dikenal sebagai Segara Anak atau Anak Laut karena warna biru air Danau sebagai seperti Laut. Danau ini adalah sekitar 2.000 meter (6.600 kaki) di atas permukaan laut dan diperkirakan sekitar 200 meter kedalaman. kaldera juga mengandung sumber air panas.

2. Gunung Bromo

2. Gunung Bromo
Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Pada 2.329 meter (7.641 kaki). Daerah ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di Jawa Timur, Indonesia. Nama Bromo berasal dari bahasa Jawa ‘Brahma, pencipta dewa Hindu.

Gunung Bromo berada di tengah dataran luas disebut “Laut Pasir” (Jawa: Segara Wedi atau Indonesia: Lautan Pasir), sebuah cagar alam yang dilindungi sejak 1919. Cara khas untuk mengunjungi Gunung Bromo adalah dari desa pegunungan terdekat Cemoro Lawang. Dari sana adalah mungkin untuk berjalan ke gunung berapi di sekitar 45 menit.

Tergantung pada tingkat aktivitas gunung berapi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Indonesia kadang-kadang mengeluarkan peringatan terhadap mengunjungi Gunung Bromo.

3. Gunung Gede

3. Gunung Gede Jawa Barat
Gunung Gede Pangrango National Park adalah taman nasional di Jawa Barat, Indonesia. Taman ini berpusat pada dua gunung berapi, Gunung Gede dan Gunung Pangrango.

Di daerah ini berkembang juga kawasan-kawasan konservasi, seperti Kebun Raya Cibodas, Cimungkat Cagar Alam, Taman Rekreasi Situgunung dan Gunung Gede Pangrango Nature Reserve, dan telah menjadi tempat penelitian biologi dan konservasi penting selama abad terakhir. Pada tahun 1977 UNESCO menyatakan bagian dari Jaringan Cagar Biosfer Dunia.

4. Gunung Kelimutu

4. Gunung Kelimutu
Kelimutu adalah gunung berapi dekat kota kecil Moni di Pulau Flores di Indonesia. Gunung berapi ini adalah sekitar 50 km ke arah timur dari Ende, Indonesia, ibukota Kabupaten Ende di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

5. Gunung Semeru

5. Gunung Semeru
Gunung Semeru merupakan gunung berapi aktif yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Ini adalah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Stratovolcano ini juga dikenal sebagai Mahameru, yang berarti ‘The Great Mountain’ Nama berasal dari gunung mitos Hindu-Budha dari Meru atau Sumeru, tempat tinggal para dewa.

6. Puncak Jaya

6. Puncak Jaya
Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di Provinsi Papua, Indonesia. Puncak Jaya mempunyai ketinggian 5.030 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstensz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global.

Puncak ini merupakan gunung yang tertinggi di Indonesia kawasan Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak dunia.

7. Gunung Halimun

7. Gunung Halimun
Gunung Halimun merupakan gunung yang terletak di antara sebagian besar Kabupaten Sukabumi, juga Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Lebak. Gunung dengan ketinggian sekitar 1.925 mdpl ini termasuk dalam wilayah Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Di sebelah timur gunung ini terdapat Gunung Salak. Nama Halimun berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “kabut”.

8. Gunung Batur

8. Gunung Batur
Gunung Batur merupakan sebuah gunung berapi aktif di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia. Terletak di barat laut Gunung Agung, gunung memiliki kaldera berukuran 13,8 x 10 km dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia (van Bemmelen, 1949). Pematang kaldera tingginya berkisar antara 1267 m – 2152 m (puncak G. Abang). Di dalam kaldera I terbentuk kaldera II yang berbentuk melingkar dengan garis tengah lebih kurang 7 km. Dasar kaldera II terletak antara 120 – 300 m lebih rendah dari Undak Kintamani (dasar Kaldera I). Di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22 km dan luasnya sekitar 16 km2 yang yang dinamakan Danau Batur. Kaldera Gunung Batur diperkirakan terbentuk akibat dua letusan besar, 29.300 dan 20.150 tahun yang lalu. Gunung Batur terdiri dari tiga kerucut gunung api dengan masing-masing kawahnya, Batur I, Batur II dan Batur III.

9. Gunung Kerinci

9. Gunung Kerinci
Gunung Kerinci (juga dieja Kerintji, di antara beberapa cara lain, dan disebut sebagai Gunung Kerinci, Gadang, berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci / Korintji, atau Puncak Indrapura / Indrapoera) adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Pulau Sumatera. Gunung ini dikelilingi oleh hutan lebat dari Taman Nasional Kerinci Seblat, rumah bagi spesies yang terancam punah dari Harimau Sumatera dan Badak Sumatera.

10. Gunung Kelud

10. Gunung Kelud
Kelud (Klut, Cloot, Kloet, Kloete, Keloed atau Kelut) adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di Jawa Timur di Jawa di Indonesia. Seperti banyak gunung berapi Indonesia dan gunung-gunung api di kawasan Pasifik, Kelud dikenal mempunyai letusan eksplosif besar sepanjang sejarahnya. Lebih dari 30 letusan telah terjadi sejak 1000 Masehi. Pada tahun 2007, sebuah ledakan efusive membuat kawah dengan kedalaman 30 sampai 50 meter menghilang, karena bagian bawah kawah bocor dan awal untuk membuat sebuah kubah lava. Terakhir meletus pada tanggal 13 Februari 2014 kubah lava membuang, batu dan abu hingga Jawa Barat sekitar 500 kilometer.

Pencarian Masuk:

  • gambar gunung Oke Google
  • tiket masuk gorbayu cianjur
  • walpaperpemandangan

Leave a Reply