Islami: Penjelasan Super Lengkap Ibadah Puasa (Shiyam)

Artikel Islami – Pengertian Puasa ( Shiyam )Puasa Ramadhan 1437 Hijriyah sebentar lagi, sekedar untuk mengingatkan saja, berikut ini darmacaang akan membahas secara detail definisi, adab-adab, dan aturan berpuasa, simak selengkapnya. Shaum atau puasa menurut bahasa Arab adalah menahan dari segala sesuatu,  seperti menahan tidur, menahan berbicara yang kotor,menahan makan dan sebagainya.  Sedangkan menurut istilah agama islam shaum atau puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, sejak terbitnya fajar dan terbenamnya matahari dengan beberapa syarat dan rukun. Ibadah puasa adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap orang islam.

Ayat Kewajiban Puasa Ramadhan

Puasa bulan ramadhan itu diwajibkan pada tahun kedua hijriah, yaitu tahun kedua sesudah nabi muhamad SAW berpindah ke Madinah. Puasa ramadhan atas orang islam mukallaf yaitu sudah baligh dan berakal sehat,  dengan salah satu ketentuan sebagai berikut :

  1. Dengan melihat bulan, bagi yang melihatnya sendiri atau melihat bulan walau dari seorang saja yang bersifat adil.
  2. Dengan mencukupkan bulan sya’ban tiga puluh hari.
  3. Dengan khabar mutawatir, yaitu khabar orang banyak sehingga mustahil mereka sepakat berdusta.
  4. Tanda –tanda yang biasa dilakukan didaerah tersebut untuk memberitahukan bahwa bulan puasa tiba, Seperti membunyikan meriam,bedug dan sebagainya.
  5. Dengan ilmu hisab, yaitu ilmu hitungan bintang ilmu falaq

Syarat Dan Rukun Puasa

1.Syarat-Syarat W ajib Puasa

  1. Orang islam
  2. Baligh atau dewasa
  3. Berakal sehat
  4. Mampu berpuasa, orang –orang yang tidak mampu berpuasa seperti :Pikun boleh berbuka puasa,tetapi wajib mengganti puasa pada hari lain diluar bulan ramadhan kecuali orang tua pikun dapat diganti dengan membayar fidyah.

 

Rukun Puasa

  1. Niat puasa, niat puasa dilaksanakan pada malam hari paling lambat sebelum datang imsak (fajar)
  2. Menahan diri dari makan, minum atau segala hal yang dapat membatalkan puasa dari fajar sampai terbenam matahari (maghrib).

 

Sunnah Puasa

Sunnah puasa adalah suatu perbuatan yang dikerjakan oleh orang yang sedang puasa untuk menambah kesempurnaan puasa.  Sunnah puasa antara lain :

  1. Menyegerakan berbuka
  2. Berbuka dengan makan makanan yang manis atau dengan buah korma
  3. Berdo’a sewaktu berbuka puasa
  4. Makan sahur sesudah tengah malam, supaya diupayakan mengakhirkan makan sahur sampai kira-kira 15 menit sebelum fajar
  5. Memberi kepada orang lain untuk berbuka puasa
  6. Memperbanyak shadaqah
  7. Memperbanyak tadarus atau membaca al-qur’an dan mempelajarinya

 

D. Yang Membatalkan Puasa

Hal-hal yang membatalkan puasa antara lain

  1. Makan, Minum atau memasukan sesuatu kedalam lubang anggota tubuh dengan sengaja
  2. Muntah dengan sengaja
  3. Hilang akal
  4. Keluar darah haid atau nifas bagi wanita
  5. Bersenggama
  6. Murtad yaitu keluar dari agama islam

 

ORANG YANG BOLEH TIDAK PUASA DAN CARA MENGGANTINYA

Orang boleh tidak puasa

  1. Bepergian jauh
  2. orang sakit
  3. Orang sedang hamil
  4. Orang tua pikun (lanjut usia) baik laki-laki maupun perempuan

 

Cara mengganti puasa

  1. Dengan cara meng qadha
  2. Dengan cara membayar fidyah

 

MACAM-MACAM PUASA

Puasa wajib

Puasa wajib ada dua macam yaitu :

  1. Puasa pada bulan ramadhan- Puasa yang dikerjakan pada bulan ramadhan, selama satu bulan hukumnya wajib.
  2. Puasa nadzar – Bagi orang yang bernadzar puasa maka ia wajib mengerjakan puasa itu.

 

Puasa sunnah

Puasa sunnah ialah puasa jika dikerjakan mendapat pahala dan jika tidak dikerjakan tidak berdosa. Yang termasuk puasa sunnah antara lain: puasa enam hari setelah satu syawal,puasa pada hari arafah,puasa pada tanggal sepuluh muharam, dan senin kamis.

3.Puasa Makruh

Puasa makruk adalah puasa yang jika dikerjakan tidakmendapat pahala.yang termasuk puasa makruh ialah puasa hari jumat tanpasebab kadha dan nadzar.

4.Puasa Haram

Puasa haram ialah puasa yang jika dikerjakan berdosa, yang termasuk puasa haram adalah puasa pada hari raya idul fitri dan idul adha tanggal satu syawal dan tanggal sepuluh hijriah,dan hari tasrik yaitu tanggal 11,12 dan 13 bulan Dzulhijjah.

 

G.Cara Melaksanakan Puasa

Adapun cara melaksanakan puas a adalah sebagai berikut:

  1. Niat puasa pada waktu malam sebelum waktu imsak
  2. Makan sahur sebelum waktu imsak menjelang terbitnya pajar. Makan sahur adalah sunnah jadi walaupun tidak makan sahur puasa tetap harus dijalankan.
  3. Menahan makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenam matahari serta menahan perbuatan – perbuatan yang dapat membatalkan puasa.
  4. Segera berbuka puasa setelah matahari terbenam ( masuk waktu magrib )
  5. Membaca do’a waktu buka puasa

 

Manfaat Puasa

  1. Tanda syukur kepada allah atas nikmat yang telah dikaruniakannya yang tak terhingga jumlahnya.
  2. Menanamkan kepercayaan seseorang yang telah sanggup menahan diri dari makan,minum, dan sebagainya dari harta milik sendiri yang halal semata mata karena allah, maka ia termasukorang yang dapat dipercaya
  3. Mendidik rasa belas kasihan terhadap fakir miskin
  4. melatih disiplin waktu,disiplin terhadap peraturan
  5. Menjaga kesehatan. Orang yang berpuasa sehat jasmani, karena makan teratur, sehat rohani, karena orang yang berpuasa senantiasa memelihara diri dari sifat-sifat tercela yang dapat merusak nilai pahala puasanya
  6. Menghaluskan budi pekerti dan ahlak mulia

 

AMALAN BULAN RAMADHAN

Amalan-Amalan Bulan Ramadhan

Amalan bulan ramadhan artinya, ibadah-ibadah sunnah ysng dikerjakan pada bulan ramadhan, antara lain :

 Shalat Tarawih

Shalat tarawih dikerjakan setelah shalat isya dan sebelum shalat witir.

Shalat Witir

Shalat witir adalah shalat dengan jumlah ganjil,paling sedikit satu raka’at dan paling banyak sebelas raka’at.Shalat witir dikerjakandua raka’at yang akhir satu raka’at,atau tiga raka’at.

C.Tadarus Al Qur’an

Tadarus Al Qur’an atau membaca Al Qur’an pada bulan Ramadhan sangat diutamakandan mendapat pahala yang banyak,sebab pada bulan Ramadhan Al Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

D.Shadaqah dan Infaq

Pada bulan Ramadhan dianjurkan memperbanyak shadaqah dan infaq, sebab bulan Ramadhan adalah bulan yang paling baik untuk mendapatkan pahala, rahmat,dan berkah dari Allah SWT.

Contoh sodaqah dan infaq antara lain :

  • Memberikan sejumlah uang atau bahan bangunan untuk mesjid, madrasah dsb.
  • Memberikan sesuatu kepada fakir miskin.
  • Memberikan senyum ramah kepada orang lain.
  • Menyingkirkan duri dari tengah jalan.
  • Mengajarkan ilmu kepada orang lain.

E. I’tikaf

I’tikaf yaitu,diam atau duduk didalam masjid dengan ni’at I’tikaf.  Ni’at I’tikaf sunnah pada setiap waktu, lebih utama bagi tanggal 20 sampai akhir ramadhan.

Rukun I’tikaf

  • Ni’at I’tikaf
  • Duduk atau diam didalam masjid

Syarat I’tikaf

  • Orang islam
  • Ber’akal sehat
  • Suci dari hadast besar

Batal I’tikaf

  • Berhadast besar
  • Keluar dari masjid

 

HARI-HARI YANG DILARANG UNTUK BERPUASA DAN DI SUNNAHKAN UNTUK PUASA

Hari-Hari yang dilarang untuk berpuasa

Hari-hari yang dilarang (diharamkan) puasa artinya ialah apabila seseorang berpuasa tidak akan mendapat pahala malah sebaliknya akan mendapat dosa sebab pada hari tersebut diharamkan untuk berpuasa. Adapun hari yang dilarang untuk berpuasa antara lain :

  1. Hari pada hari raya idul fitri tau tanggal 1 syawal
  2. Hari raya idul adha yaitu tanggal 10 dzulhijjah atau sering disebut hari raya qurban
  3. Hari tasryik, yaitu tiga hari setelah hari raya idul adha atau hari raya qurban tanggal 11,12,13 dzulhijjah
  4. Berpuasa sepanjang tahun artinya berpuasa secara berturut-turut tidak pernah berbuka (batal) puasa sepanjang tahun, puasa seperti ini hukumnya haram
  5. Puasa hari jum’at khusus, hari jum’at merupakan hari raya mingguan bagi umat islam oleh sebab itu, dilarang oleh agama untuk berpuasa tetapi jumhur ulama berpendapat bahwa larangan puasa jum’at itu bukan haram tetapi makhruh kecuali bila seseorang berpuasa sehari sebelumnya atau sesudahnya sesuai dengan kebiasaan atau kebetulan pada hari itu mengqadha puasa ramadhan atau hari itu hari arafah atau hari asyura maka puasa pada hari jum’at menjadi tidak makhruh.

 

Hari-Hari di Sunnahkan Berpuasa ‘(Tathawwu)’’

Rasulullah SAW manganjurkan berpuasa pada hari-hari tertent.  Puasa sunnah artinya puasa jika dikerjakan mendapat pahala dari allah SWT dan jika tidak dikerjakan tidak mendapat dosa.

Yang termasuk puasa sunnah ialah ;

  1. Puasa sunnah enam hari pada bulan syawal (setelah tanggal 1 syawal) Bulan syawal yaitu bulan setelah Ramadhan. Puasa sunnah bulan syawal dikerjakan selama enam hari. Cara mengerjakannya boleh secara berturut-turut dari tanggal 2 Syawal atau boleh dikerjakan selama enam hari tidak berturut-turut, asal masih dalam bulan syawal.
  2. Puasa hari arafah – Puasa hari Arafah dilakukan tanggal 9 Djulhijah. Puasa tanggal 9 Djulhijah disunnahkan bagi orang yang tidak melaksanakan ibadah haji.
  3. Puasa Asyura(tanggal 10 Muhaarram) Bulan Muharram adalah bulan pertama tahun hijriyah. Tahun hijriyah merupakan tahun perjuangan dan kemenangan dalam sejarah islam. Barang siapa yang puasa sunnah Asyura dengan ikhlas mengharap ridha Allah SWT, maka akan menghapus dosa setahun yang lalu.
  4. Puasa Sya’ban – Rasululloh SAW paling banyak berpuasa di luar puasa fardu Ramadhan adalah bulanSya’ban, oleh karena itu sangatlah disunnahkan kita mengerjakan puasa pada bulan Sya’ban.
  5. Puasa tengah Bulan – Nabi Muhamad SAW menganjurkan dan memberi teladan agar setiap bulan berpuasa 3 hari, yakni tiap-tiap tanggal 13,14,15, maksudnya tanggal 13,14,15 setiap bulan tahun hijriyah. Hari-hari ini dinamakan hari Bidh(Ayyamul Bidh)
  6. Puasa senin kamis – Pada hari senin dan kamis kita dianjurkan puasa sunnah jadi kalau hendak mengerjakan puasa dengan memilih hari maka puasalah hari senin dan kamis.

Pencarian Masuk:

  • gambar lovebird baca quran
  • Oke Google Tampilkan gambar puasa
  • sekarang/tanggal berapa google?

Leave a Reply