6 Gejala Diabetes yang Sering Dialami Banyak Orang

Gejala diabetes yang sering dialami banyak orang akan terlihat melalui perubahan kondisi fisik. Gejala seperti ini tentu akan mempengaruhi Anda untuk menentukan tindakan medis yang diambil. Selain itu, Anda juga bisa melakukan konsultasi kepada dokter untuk mengetahui beberapa pengobatan yang diberikan untuk mengantisipasi kondisi tubuh akan menjadi sangat buruk. Apalagi penyakit seperti ini juga terjadi akibat tekanan gula darah yang sangat meningkat.

Beberapa gejala penyakit ini akan disesuaikan dengan jenis diabetes. Menurut dokter, jenis diabetes yang sering diderita banyak orang terdiri dari dua macam, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Penyakit diabetes tipe 2 adalah jenis yang sering diderita banyak orang, khususnya bagi orang yang berusia cukup tua. Penyebabnya bisa berasal dari gaya hidup yang tidak sehat, terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, hingga kurangnya aktivitas atau kegiatan olahraga. Diabetes tipe 2 juga merupakan jenis penyakit yang sangat sulit terdeteksi dari sebelum melakukan pemeriksaan medis. Namun, beberapa dokter menyarankan untuk memperhatikan beberapa gejala diabetes yang terdiri dari:

1. Sebagian tubuh seperti mati rasa
Beberapa orang yang telah didiagnosa menderita diabetes mengaku mengalami seperti mati rasa pada sebagian tubuh. Padahal, mereka menilai tidak memiliki gangguan saraf atau melakukan kegiatan yang membuat sebagian tubuh cedera. Bagian tubuh yang biasanya mengalami hal seperti mati rasa atau kebas adalah kedua tangan, kedua kaki, dan seluruh bagian jari. Menurut dokter, mati rasa atau kebas pada sebagian tubuh terjadi karena meningkatnya kadar gula pada darah. Sehingga hal itu akan membuat beberapa saraf mengalami kerusakan yang sifatnya sementara atau akan pulih setelah tekanan kadar gula normal kembali.

2. Merasakan ingin lebih sering untuk buang air kecil
Gejala dibetes yang cukup mudah terdekteksi adalah rasa ingin buang air kecil secara berlebihan. Hal ini juga terjadi karena meningkatnya kadar gula pada darah. Frekuensi yang tidak normal seperti ini bisa diperhitungkan dari jumlah air seni yang dikeluarkan. Menurut dokter, umumnya air seni yang keluar secara normal sebanyak 1-2 liter. Bila Anda mengalami peningkatan jumlah air seni yang dikeluarkan, sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap kadar gula dalam darah Anda. Hal ini juga akan memudahkan Anda untuk tingkat pencegahan penyakit diabetes.

3. Nafsu makan meningkat dan berat berkurang
Menurut beberapa dokter, orang yang sedang mengalami atau akan mendapatkan gejala diabetes biasanya akan memiliki nafsu makan yang lebih besar. Rasa lapar yang terjadi seperti ini memang tidak normal. Hal ini disebabkan karena perubahan insulin pada tubuh yang membuat kadar gula semakin meningkat. Bahkan, hal ini sangat berbahaya bila Anda tidak melakukan kontrol terhadap rasa lapar saat tidak melakukan banyak kegiatan. Penumpukan karbohidrat yang terjadi bisa meningkatkan kadar gula menjadi lebih buruk. Selain itu, rasa lapar yang dialami seperti ini juga terjadi karena nutrisi yang dikonsumsi tidak sempurna diserap oleh seluruh sel dan membuat metabolisme terganggu.

Anehnya, nafsu makan yang sangat meningkat itu tidak disertai dengan bertambahnya berat badan. Bahkan, sebagian dari penderita diabetes mengaku mengalami penurunan berat badan secara signifikan. Hal ini tentu harus diwaspadai, apalagi seluruh asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak mendukung metabolisme. Tentu saja, gejala seperti ini tidak akan berlaku bagi orang yang termasuk dalam kategori obesitas. Bila Anda mengalami hal itu, segera lakukan pemeriksaan medis untuk mendapatkan kepastian terhadap penyakit diabetes. Hal ini juga akan memudahkan Anda untuk melakukan pencegahan.

4. Gejala diabetes yang mengganggu penglihatan
Beberapa penderita diabetes juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu mereka juga mengalami masalah pada penglihatan. Biasanya gangguan ini membuat penglihatan menjadi kabur atau buram. Hal ini terjadi karena kadar gula pada darah Anda meningkat sangat tajam. Sehingga membuat banyak sel dan pembulu darah pada mata juga terganggu. Bahkan, kerusakan ini juga akan menghambat banyak cairan yang masuk ke dalam mata untuk mendukung fungsi penglihatan. Tentu saja kerusakan seperti ini juga akan mengubah bentuk mata penderita.

Bila tidak segera diatasi dengan sangat baik, gejala seperti ini akan memperburuk kondisi tubuh Anda. Bahkan, semakin meningkat kadar gula pada darah akan membuat buta permanen. Bila mengalami gejala ini, lakukan pemeriksaan pada dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

5. Masalah kulit terutama akibat jamur
Meningkatnya kadar gula pada darah akan mempengaruhi sirkulasi darah dan membuat seluruh kelenjar keringat tidak berfungsi dengan sangat baik. Akibatnya, kondisi kulit akan mengalami alergi dan timbul bintik merah seperti luka terbakar. Iritasi seperti ini terasa sangat gatal dan bila digaruk bisa menyebar ke jaringan kulit lainnya. Biasanya ukuran dari infeksi seperti ini awalnya cukup kecil, namun akan terus membesar seiring meningkatkan kadar gula pada darah.

Jamur dan bakteri lain juga bisa menjadi penyebab iritasi pada kulit seperti ini. Kadar gula yang meningkat pada darah Anda menyebabkan imun tubuh menjadi sangat berkurang. Sehingga bakteri yang menempel pada iritasi itu akan leluasa hinggap dalam waktu yang lama.

6. Penyembuhan luka yang lama dan gangguan gusi
Gejala diabetes lainnya yang cukup mudah dideteksi melalui penyembuhan luka yang cukup lama. Apalagi luka ini juga disebabkan oleh infeksi bakteri yang mempengaruhi kondisi tubuh Anda. Kadar gula yang cukup meningkat pada darah Anda membuat imun tubuh berkurang dan sel-sel jaringan kulit mengalami kerusakan. Sehingga pada saat kulit mendapatkan luka, jaringan kulit akan membutuhkan waktu yang lama untuk penyembuhan seperti kondisi normal semula.

Hal ini juga terjadi pada gusi Anda. Penderita diabetes mengaku lebih mudah mengalami kerusakan gusi. Apalagi saat melakukan sikat gigi pada waktu tertentu, maka gusi akan lebih mengalamai pembengkakan hingga mengeluarkan darah. Sebaiknya Anda harus segera melakukan perawatan medis untuk mencegah kondisi tubuh menjadi lebih buruk.

Pencarian Masuk:

  • mengatasi gagal flash rom mokee R1s

Leave a Reply

Advertisment ad adsense adlogger